January 29, 2023

Malang, sejahtera.co – Nahas dialami Sayudi (44) warga Dusun Baran Glagahdowo Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, tewas tersambar petir, Rabu (30/11) sore di area sawah wilayah Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. 

Saksi yang mengetahui adalah anaknya sendiri yakni Fauzi. Dia menjelaskan jika ayahnya meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00, dan pamit untuk menebar benih kangkung di sawah miliknya tersebut. 

Baca Juga :   Ketua Dewan dan FPRB Kabupaten Kediri Peringati Hari Pohon Sedunia, Tanam Bibit Alpokat dan Tabebuya

Sekitar pukul 13.00, hujan diketahui mengguyur sangat deras disertai petir. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini tersebut membuat Fauzi khawatir. 

Dia memilih menyusul sang ayah ke sawah. Sampai di sana, dia kaget karena mendapati tubuh ayahnya tergeletak di area persawahan dengan kondisi gosong.

Melihat hal tersebut, anak korban langsung meminta tolong warga sekitar dan akhirnya langsung berdatangan.

Melihat kondisi korban, warga pun langsung melakukan evakuasi dan jenazah korban dibawa pulang. Petugas medis yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :   Kasus PMK Menurun, PHT Akan Dibuka Kembali

Sementara itu, Camat Tumpang Sukarlin menjelaskan jika saat dibawa pulang hujan masih mengguyur sangat deras.

“Kondisi korban dipastikan meninggal setelah ada petugas medis Puskesmas Tumpang melakukan pemeriksaan,” ujarnya. (rif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *