Saat kerja bakti berlangsung atau sekitar pukul 06.30 WIB, salah seorang saksi mendapati Sumari melintas di lokasi kerja bakti. Saksi tersebut sempat menegur lansia itu, tapi tidak ada jawaban apapun dan berlalu begitu saja.
Saksi tidak curiga dengan tingkah laku Sumari itu. Namun berselang 5 menit atau sekitar pukul 06.35 WIB, warga yang tengah kerja bakti dikejutkan dengan adanya teriakan wanita yang meminta tolong. Warga kemudian mendatangi sumber suara tersebut dan mendapati Sumari gantung diri di pohon mangga.
“Sumari dalam kondisi tergantung pada pohon mangga dengan menggunakan tali tambang warna biru di pekarangan rumah milik Alm. Dawut,” ungkapnya.
Mendapati hal itu, jelas Nanang, warga kemudian memeriksa kondisi Sumari dan ternyata sudah menuinggal dunia, sehingga warga kemudian berupaya menurunkan Sumari. Usai diturunkan, warga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat dan laporan diteruskan ke Polsek Campurdarat.
Baca Juga :Pembayaran Parkir TJU di Tulungagung Bisa Pakai Qris, Begini Penjelasannya
Menurut Nanang, setibanya petugas Polsek Campudarat dan Tim Inafis Polres Tulungagung di TKP melakukan pemeriksaan pada jasad Sumari. Hasilnya, petugas memastikan jika tidak mendapati adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Sumari dan dipastikan meninggal gantung diri.
“Sesuai keterangan keluarga Sumari, sebelumnya dia memiliki riwayat penyakit asam lambung menahun dan tidak kunjung sembuh. Kemungkinan Sumari mengalami depresi,” pungkasnya.



















