Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Aksi demo mewarnai proses pelantikan 45 anggota DPRD Trenggalek periode 2024 – 2029 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (26/8). Demo itu dilakukan oleh aliansi mahasiswa Trenggalek.
Baca Juga : Ardhya Pramesti Regista Cahyani, Legislator Muda: Mengaku Tak Akan Sungkan dengan Seniornya
Aksi demo sejumlah mahasiswa di Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek itu berlangsung sejak prosesi pelantikan legislatif terpilih berlangsung. Peserta demo semakin memanas saat sejumlah anggota legislatif terpilih enggan menemui massa usai kegiatan pelantikan.
Pendemo terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan hingga akhirnya sejumlah anggota legislatif menemui mereka. Massa menyayangkan hanya tujuh anggota legislatif yang menemui saat para peserta melakukan absensi.
Baca Juga :General Manager Arema FC Apresiasi Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi
Dalam aksi demo itu, para mahasiswa juga melakukan pelantikan kepada anggota legislatif yang hadir dengan membacakan sejumlah tuntutan diantaranya adalah memperjuangkan hak-hak rakyat. Di akhir prosesi pelantikan yang dilakukan mahasiswa itu, mereka diminta untuk membasuh menggunakan banyu kembang.
Terlihat para anggota legislatif mencuci tangan mereka dengan banyu kembang yang disediakan, lalu membasahkannya ke muka. Kemudian salah satu anggota legislatif, yakni Doding Rahmadi yang dipilih sebagai ketua DPRD sementara disiram menggunakan air kembang oleh para mahasiswa.
“Prosesi isoh tangan dan rangkaiannya ini merupakan pelantikan ke dua, yang kedua yang melantik rakyat,” kata koordinator aksi, Mamik Wahyuningtias.
Baca Juga :Kemarau Panjang, BPBD Kabupaten Blitar Catat Sembilan Desa Paceklik Air Bersih



















