Dia mengatakan, bersih kali itu juga dalam rangka mendongkrak citra positif di tengah maraknya isu kerusuhan yang kerap dikaitkan dengan oknum pesilat. Sesuai dengan aturan dan etika, PSHT tidak akan mentolerir Tindakan oknum yang melanggar hukum.
“Setidaknya jangan sampai karena satu atau dua oknum, nama baik perguruan silat rusak. Dan kami akan berusaha berada di tengah masyarakat,” katanya.
Dia menjelaskan, aksi bersih itu dilakukan dengan memunguti sampah plastik dan rumput liar yang menumpuk di sekitar sungai. Dengan semangat para anggota membawa peralatan seperti karung, sapu, dan pengait sampah untuk membantu proses pembersihan.
“Kegiatan ini akan terus kami dorong di berbagai titik agar pesan positif dari perguruan silat tersampaikan ke masyarakat luas,” jelasnya.



















