Kediri, SEJAHTERA.CO – Operasi ketupat semeru 2025 di wilayah Kabupaten Kediri menunjukan hasil positif selama pelaksanaannya bulan dibandingkan dengan tahun lalu. Meski begitu, kepadatan dan kemacetan lalu lintas tetap menjadi perhatian serius oleh Satlantas Polres Kediri.
Baca Juga :Pembangunan Sekolah Rakyat Jombang Dikebut, Dibangun 2025, Difungksikan Tahun Ajaran 2026-2027
Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata mengatakan, sejak hari pertama pelaksanaan operasi ketupat semeru hingga di hari ke tujuh belas, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat di wilayah Kabupaten Kediri sebanyak 17 kejadian dengan total 28 korban yang mengalami luka ringan.
“Alhamdulillah, di wilayah hukum Polres Kediri mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan dengan operasi tahun kemarin,” jelasnya, Minggu (13/4/2025).
Lebih lanjut, dia mengatakan, semua pihak yang tergabung dalam operasi ini bangga atas pencapaian Operasi Ketupat 2025. Namun demikian, harus terus bebenah untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.
Baca Juga :Hari Jadi ke-1088 Kabupaten Nganjuk, Warga Turun Tangan Bersihkan Lingkungan
Walaupun jumlah laka lantas menurun, Made Jata mengaku, ada evaluasi untuk rekayasa arus lalu lintas pada arus balik mudik terutama di Simpang Tiga Mengkreng, Kecamatan Purwoasri.



















