Berwirausaha Tak Kenal Usia, Pengusaha Kue Ulang Tahun Sukses Usai Banting Setir

Berwirausaha Tak Kenal Usia, Pengusaha Kue Ulang Tahun Sukses Usai Banting Setir

Secuil pengalaman dalam berwirausaha yang dimiliki Utrin tak sebegitu cepat melenggangkan jalan bisnisnya, pasca dia memutuskan untuk berwirausaha kue ulang tahun setelah melihat peluang pasar. Dia perlu beradaptasi, mengingat usaha itu terbilang baru bagi Utrin.

Meskipun minim pengalaman, bahkan bisa dibilang tak punya pengalaman, namun Utrin tak menyerah. Tak kalah akal, meskipun sudah tak muda lagi dia berusaha untuk tetap melek teknologi informasi dengan mencari berbagai referensi resep pembuatan kue.

Berbekal uang Rp 500 ribu, dia mencoba berbagai inovasi hingga menghasilkan sebuah karya perdananya. Kenyataan pahit pun harus dia terima, sebab bukan sekali dua kali dia gagal meracik kue sehingga ekspetasi dengan realita terkadang tak selaras.

Read More

“Saya tak menyerah begitu saja dan terus belajar sembari mencari pasar. Mencoba terus dan sampai saat ini pun masih terus belajar memberikan yang terbaik,” kata dia.

Hingga akhirnya setelah melakukan berbagai eksperimen, Utrin mencoba peruntungan dengan memposting karya tangan terampilnya. Tak disangka, kue ulang tahun menjadi pembuka jalan rezeki baginya. Dia pun semakin semangat membuat kue-kue ulang tahun.

“Alhamdulillah dengan memposting foto kue di sosial media (sosmed), ternyata langsung diminati. Mulai saat itu saya tertarik usaha kue,” jelasnya.

Owner Utrin@rt itu mengaku senang membuat kue, selain menghasilkan pundi-pundi rupiah juga selaras dengan hobi di bidang seni. Pasalnya Utrin mengaku senang menggambar sehingga bisa mengekspresikan imajinasinya melalui produk kue ulang tahun.

“Karena masih selaras dengan hobi di bidang seni. Saya hobi menggambar, jadi selain menghasilkan (uang) juga dapat menyalurkan hobi saya,” kata Utrin.

Meskipun usaha Utrin terbilang berkembangnya pesat, bukan berarti tak ada risiko yang harus ditanggung. Dia harus pandai-pandai mengatur ritme mengingat sisi ketahanan kue hanya dalam hitungan hari. Belum lagi soal hantaman pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah pandemi tetap ada saja pemesanan kue ulang tahun, karena tiap bulan selalu ada yang pesan untuk ulang tahun,” kata dia.

Utrin mengatakan, berwirausaha baginya adalah hak semua orang tanpa memandang gender dan status. Sebab wanita zaman saat ini tak lagi terkungkung dengan gender sehingga bisa menunjukkan keterampilan dan kemandirian dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Saya ingin membantu perekonomian keluarga, agar tidak semua tanggung jawab dibebankan kepala rumah tangga,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *