Jombang, SEJAHTERA.CO – Budidaya lovebird kian diminati, terutama oleh masyarakat yang ingin menekuni hobi memelihara burung sekaligus belajar beternak.
Bagi pemula, usaha ini sejatinya tidak harus diawali dengan target keuntungan besar, melainkan dari niat hobi yang menumbuhkan perhatian dan kasih sayang terhadap burung.
Menurut breeder lovebird asal Kabupaten Jombang, Mohamad Iqbal, niat awal memegang peran penting dalam keberhasilan breeding. Ketika ternak dimulai dari kegemaran, pemilik akan lebih telaten memperhatikan kondisi burung, mengenali karakter, hingga memahami kebutuhan alaminya.
“Kandang harus aman dari predator, mendapat sinar matahari pagi, dan sirkulasi udaranya baik,” jelas Iqbal, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga :Sempat Meredup, Wisata Desa di Tulungagung Kembali Bergeliat, Ternyata ini Kuncinya
Perhatian dan keterikatan emosional inilah yang kerap membuat pemula lebih cepat menemukan “chemistry” dengan hewan peliharaannya. Dari situ, proses belajar menjadi lebih alami, tidak tergesa-gesa, dan risiko kesalahan bisa ditekan.
Ia menjelaskan, sebelum membeli indukan, pemula sebaiknya memastikan kandang sudah siap dan nyaman. Sistem kandang satu pasangan dinilai lebih mudah dikontrol, terutama bagi yang baru belajar.
Kandang yang bersih, kuat, dan memiliki ventilasi baik akan sangat berpengaruh pada kesehatan dan produktivitas lovebird.
Dalam memilih indukan, Iqbal menyarankan agar pemula tidak terburu-buru. Lovebird yang sehat biasanya aktif, memiliki mata cerah, bulu rapi, dan nafsu makan baik. Usia ideal indukan berada di rentang satu hingga dua tahun.
“Beli dari breeder terpercaya yang sudah menjamin pasangan jantan-betina, karena membedakan jenis kelamin lovebird cukup sulit untuk pemula,” saran Iqbal.
Baca Juga :Pesona Pantura Lamongan Magnet Utama Libur Nataru 2025, Angka Kunjungan Tembus Puluhan Ribu



















