Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pengemudi truk berinisial JS (70) warga Desa Ponggok Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar hampir diamuk massa pada Jumat (23/2/2024) dini hari. Pasalnya, sopir trik tersebut sempat melarikan diri usai dua kali terlibat kasus tabrak lari.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, korban tabrak lari yakni Eki Nur Triyana warga Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek saat mengendarai sepeda motor. Sedangkan satu korban lainnya masih dilakukan pendataan oleh polisi.
Kejadian itu bermula pada Kamis (22/2/2024) sekitar pukul 20.30 WIB, saat itu sopir truk tersebut melaju di jalan umum Desa Wates Kroyo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Pada saat itu, pengemudi truk tersebut menabrak seorang jemaah yasinan yang sedang melintas.
“Pengemudi truk ini menggunakan kendaraan tanpa dilengkapi dengan pelat nomor dan menabrak salah seorang jemaah yasin di Desa Wateskroyo, Kecamatan Besuki, Tulungagung,” kata Iptu Mujiatno, Jumat (23/2/2023).
Usai menabrak korban, ungkap Mujianto, pengemudi sopir truk tersebut justru tidak menghentikan kendaraannya dan malah tancap gas untuk melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian itu lantas berupaya untuk mengejar pengemudi sopir truk tersebut dan memintanya untuk berhenti.
Namun, setibanya di jalan umum Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, atau tepatnya di depan SPBU Suruhan Lor, pengemudi truk tersebut menabrak pengendara sepeda motor yang dikendarai Eki Nur Triyana warga Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.
“Setelah mencoba melarikan diri usai menabrak jamaah yasin, pengemudi truk itu kembali menabrak pengendara sepeda motor di depan SPBU Suruhan Lor Bandung,” ungkapnya.
Sarga semakin geram dengan aksi ugal-ugalan pengemudi truk tersebut hingga banyak warga yang mengejar. Mengetahui jika dirinya dikejar banyak warga, pengemudi truk tersebut kemudian berhenti di salah satu rumah warga dan langsung menyelinap masuk ke rumahnya.



















