Hal itu tentunya sangat menyulitkan petugas damkar lantaran api sulit dijinakkan, sehingga bangunan gudang dan isinya tak terselamatkan.
“Di dalam gudang rosok itu banyak barang yang mudah terbakar, sehingga api sedikit sulit dijinakkan dan proses pemadaman berlangsung lama,” ungkapnya.
Setelah api berhasil dijinakkan, jelaa Bambang, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tulungagung kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab munculnya api.
Diketahui, petugas menduga jika api berasal dari puntung rokok (uthis) yang dibuang mengenai tumpukan rosok.
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, pemilik gudang rosok tersebut terpaksa mengalami kerugian dengan nilai yang cukup fantastis yakni Rp 200 juta.
Pasalnya, di dalam gudang rosok tersebut terdapat barang bekas yang siap dikirim, sehingga jika ditotal kerusakan pada gudang dan isinya senilai Rp 200 juta.
“Jadi kami menemukan sumber api berasal dari sisi kanan gudang dimana pada lokasi itu banyak barang mudah terbakar,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Gimo Hadiwibowo



















