“Jaga diri baik-baik, jaga selalu kesehatan sehingga bisa menuntaskan seluruh rangkaiannya. Kemudian saya ucapkan terima kasih dukungannya, Forkopimda, pengawalan, tim kesehatan. Terima kasih atas dukungannya, semoga para jamaah pulang pergi dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur, amin,” pungkasnya.
Merujuk data Kemenag Trenggalek, mayoritas jemaah asal Trenggalek pada musim haji 1445 H/2024 didominasi kalangan lanjut usia.
Dari 530 jemaah itu, sebanyak 310 jemaah atau 58,5 persen berusia diatas 60 tahun. Sementara 41,5 persen dari total itu berusia dibawah 60 tahun.
“Yang berusia kurang dari 60 tahun 220 jemaah,” kata Kasi Pelayanan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Trenggalek, Agus Prayitno.
Dalam musim haji ini, jamaah termuda adalah Fauziah Anabela Winarahman asal RT 21/RW 08 Dusun Krebet Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari dengan usia 18 tahun 10 bulan. Sementara jamaah tertua adalah Katinem warga Jalan Agus Salim RT 11/RW 04 Desa Sumbergedong Kecamatan Trenggalek dengan usia 95 tahun 1 bulan.
“Alhamdulillah seluruh jamaah yang berangkat dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran, menjadi haji yang mabrur, amin,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Gimo Hadiwibowo



















