Calon Independen di Pilkada Trenggalek Akhirnya tidak Lolos, Petahana Melenggang Mulus?

Ketua KPUD Trenggalek
Ketua KPUD Trenggalek Istatiin Nafiah saat dikonfirmasi.(angga)

Selain itu, pendukung yang dimasukkan dalam data tidak bisa ditemui secara langsung untuk verifikasi faktual.

Tim verifikator telah berkirim surat resmi hingga membuat janji kepada penanggung jawab maupun bakal calon untuk keperluan verifikasi.

Namun hingga tiga kali berkirim surat maupun verifikasi di suatu tempat yang ditentukan tidak membuahkan hasil.

Read More

BACA JUGA : PWI Jatim Juga Boikot Acara Pembukaan Porwanas 2024 di Kalimantan Selatan

“Jika pendukung tersebut tidak bisa dikumpulkan atau tidak dapat dihubungi melalui video call maupun rekaman video, dukungan tersebut otomatis menjadi tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Dengan tidak lolosnya verifikasi itu, secara otomatis pasangan Cahyo Handriadi dan Suripto gagal berkontestasi dan semakin membuka ruang petahana sebagai calon tunggal di Pilkada Trenggalek.

Karena, dari 45 kursi di DPRD Trenggalek, hanya Demokrat dengan tiga kursi yang belum menentukan sikap dengan mengeluarkan rekomendasi secara resmi.

BACA JUGA : CPNS 2024 Ponorogo Tersedia Lulusan SMA, BKPSDM: Ini Formasinya

Sementara itu, seluruh partai parlemen sudah menjatuhkan rekomendasi ke petahana Mochamad Nur Arifin dan Syah Mochamad Natanegara.

Pasangan yang akrab disapa Mas Ipin-Syah itu sudah mendapatkan rekomendasi dari PDIP, PKB, PKS, Golkar, Gerindra, Hanura, PAN.

Meski begitu, konstelasi politik dapat berubah dan Mas Ipin-Syah berpotensi tak lagi calon tunggal seiring dinamika regulasi di tingkat pusat.

“Kalau soal itu kita menunggu instruksi, karena kami bukan penentu kebijakan. Kami adalah pelaksana,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *