“Saya ingin Prasasti Harinjing kembali ke Kediri dan tersimpan di museum ini. Dengan maksud warga Kabupaten Kediri tahu Prasasti Harinjing asli, ” jelasnya.
Mas Dhito menyampaikan, saat ini benda-benda bersejarah ini masih campur.
Kedepannya Mas Dhito ingin benda bersejarah ini terpisah sesuai masa tahun yang ada dan bisa jadi di lantai berbeda.
Baca Juga :Kecelakaan Maut Perlintasan Kereta Api di Lamongan, Truk Tangki Terbelah Sopir Meninggal Dunia
” Kami juga ingin museum ini sesuai jadwalnya pertengahan tahun 2026 selesai. Karenanya perlu pengamanan yang optimal seperti tembok di sekeliling bangunan museum selesai. Karena benda bersejarah bernilai tinggi di dalamnya,”ujarnya.



















