Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Puluhan sopir bus mini jurusan Ponorogo–Purwantoro dan Ponorogo–Badegan menggeruduk kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo di kompleks Kantor Pemkab Ponorogo, Jumat (30/1/2026) siang.
Kedatangan para sopir tersebut untuk meminta audiensi dengan Dishub terkait anjloknya pendapatan akibat beroperasinya bus trayek Surabaya–Badegan milik PO Kalisari.
Dalam audiensi itu, Dishub Ponorogo mempertemukan perwakilan sopir bus mini dengan manajemen PO Kalisari guna mencari solusi atas keluhan yang disampaikan.
Perwakilan sopir bus mini, Nur Wahyudi, mengungkapkan bahwa sejak PO Kalisari membuka trayek Surabaya–Badegan sekitar tiga bulan terakhir, pendapatan sopir bus mini turun drastis hingga 70 persen.
“Sejak ada bus jurusan Surabaya–Badegan ini, pendapatan kami turun sampai 70 persen. Apalagi kondisi ekonomi sekarang sedang sulit, jadi makin terasa dampaknya,” ungkap Nur Wahyudi.
Baca Juga :Rawan Roboh Usai Gempa, SD Negeri 1 Talunkulon Tulungagung Diusulkan Segera Diperbaiki
Ia menjelaskan, meski izin trayek PO Kalisari Surabaya–Badegan telah terbit sejak 2021, operasional trayek tersebut baru berjalan efektif dalam tiga bulan terakhir dan langsung berdampak pada pendapatan bus mini jurusan lokal.



















