Dari pemeriksaan awal, beberapa orang diduga terlibat langsung menghadang rombongan hingga melakukan kekerasan fisik.
Baca Juga :Pengurus Gerkatin Kota Kediri Dilantik, Mbak Wali: Perkuat Komitmen Kota Inklusif
Polisi juga mencatat satu orang merupakan residivis perkara sebelumnya, sementara sebagian lainnya masih berstatus pelajar.
Dalam proses penyidikan, petugas turut mengamankan barang bukti berupa Visum Et Repertum korban, rekaman CCTV, dan beberapa unit telepon seluler yang diduga berkaitan dengan kejadian.
AKP Joshua menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik, khususnya yang melibatkan kelompok tertentu.
Joshua mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu gesekan.
“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Setiap permasalahan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan jalur hukum yang berlaku,” tegas AKP Joshua.
Selain itu, penekanan juga diberikan pada pentingnya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dengan menghindari konvoi maupun aktivitas yang berpotensi memicu konflik antarkelompok di ruang publik.



















