SEJAHTERA.CO – Perilaku ghosting, yang merujuk pada tindakan menghilang tanpa jejak dari kehidupan seseorang.
Biasanya ghosting dapat terjadi baik dalam hubungan percintaan, pertemanan, atau bahkan di lingkungan kerja.
Ternyata perilaku ghosting ini dapat memiliki dampak psikologis yang signifikan pada individu yang menjadi korban.
Artikel ini akan membahas dampak psikologis dari ghosting dan bagaimana perilaku ini dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
1. Rasa Penolakan dan Tidak Berarti:
Ini seringkali membuat seseorang merasa ditolak dan tidak berarti. Tidak adanya penjelasan atau penutupan menyebabkan perasaan bahwa hubungan atau ikatan yang telah dibangun sebelumnya tidak memiliki makna.
2. Kecemasan dan Ketidakpastian:
Tidak tahu alasan di baliknya dapat menyebabkan kecemasan dan ketidakpastian yang signifikan.
Individu yang menjadi korban seringkali bertanya-tanya apa yang salah, apakah mereka melakukan sesuatu yang salah, atau mengapa orang tersebut memilih untuk menghilang begitu saja.
3. Menurunnya Kepercayaan Diri:
Pengalaman ini dapat merusak kepercayaan diri seseorang. Mereka mungkin mulai meragukan nilai diri mereka sendiri dan merasa bahwa mereka tidak layak mendapatkan penjelasan atau kejelasan dalam hubungan.
4. Gangguan Mood dan Depresi:
Rasa penolakan dan ketidakpastiannya dapat memicu gangguan mood dan bahkan depresi. Perasaan kesepian, kehilangan, dan kecewa dapat menjadi beban berat yang sulit diatasi.



















