Kemarau Panjang Mulai Berdampak, BPBD Ponorogo Distribusikan Air Bersih ke Sekolah dan Permukiman

Petugas BPBD saat melakukan droping air bersih.
Petugas BPBD saat melakukan droping air bersih.(foto: istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.COPuncak musim kemarau mulai dirasakan di Kabupaten Ponorogo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menerima dua permohonan distribusi air bersih dari wilayah yang mulai mengalami krisis pasokan, yakni SMAN 1 Jenangan dan Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal.

Baca juga:Empat SD Negeri Tanpa Murid Baru, Pemkab Ponorogo Kaji Opsi Regrouping

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan asesmen lapangan sebelum menyalurkan bantuan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih di lokasi terdampak.

Read More

“Sejauh ini ada dua permohonan dropping air bersih, yaitu dari SMAN 1 Jenangan dan Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal,” ujar Masun.

Menurutnya, SMAN 1 Jenangan hampir setiap tahun mengalami kekurangan air saat musim kemarau. Selama ini kebutuhan air sekolah dipasok melalui jaringan PDAM dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Namun, debit air yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan saat aktivitas sekolah meningkat.

“Karena itu harus dibantu dengan suplai air bersih dari BPBD,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *