Kediri, SEJAHTERA.CO – Saat terjadi krisis moneter (krismon) tahun 1998, Rido Prasmono memutuskan keluar dari tempat kerjanya di PLTU Paiton Probolinggo.
Padahal jabatan Rido di posisi mentereng dan tetap bertekat pulang kampung di Desa Kacangan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri dan mengembangkan usaha jamu. Karena ia memiliki keahlian dibidang rempah dan bahan jamu seperti jahe, kopi, beras kencur dan susu.
Warga Desa Kacangan, Kecamatan Kandangan ini berusaha membuat jamu dan dipilih dalam bentuk bubuk dan cair. Untuk mengembangkan keahliannya, Rido berusaha memproduksi sendiri dan dipasarkan sendiri.
Rido Prasmono tak menyerah meski produknya harus bersaing dengan produk jamu sachet, kemasan dan dalam botol pabrikan. Dia berusaha agar produksi jamunya bisa dikenal banyak orang. Kerja kerasnya membuahkan hasil dan berkembang hingga menguasai pemasaran nasional.



















