Blitar, SEJAHTERA.CO – Dampak konflik Timur Tengah mulai berpengaruh di sektor perdagangan. Harga minyak goreng atau migor yang menjadi bahan utama dapur, naik drastis.
Pantauan Koran Memo di beberapa pasar di Kota Blitar, dalam satu liter kenaikan mencapai Rp 4 ribu. Jika sebelumnya minyak jenis curah dibanderol Rp 17 ribu per liter, kini naik menjadi Rp 21 ribu per liter.
Kenaikan itu mulai terlihat sebelum Lebaran. Hingga akhirnya per liter menyentuh harga Rp 21 ribu.
“Entah ada kaitannya apa tidak. Pokoknya sejak ada perang Timur Tengah harga migor melonjak. Utamanya migor curah yang menjadi primadona konsumen,” kata Mohammad Khoirul, pedagang toko kelontong di Pasar Pon, Kamis (09/4/2026).
Baca Juga :Bermain Usai Pulang Ngaji, Dua Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Kubangan



















