Blitar, SEJAHTERA.CO – Ratusan warga uwel-uwelan dalam agenda operasi pasar beras murah di halaman Pasar Legi, Kota Blitar. Mereka antre untuk mendapatkan kupon pembelian beras 10 kilogram, Senin (26/2).
Antrean pembeli itu sudah terlihat pagi hari. Sejak pukul 06.00 antre untuk mendapatkan kupon pembelian. Syarat pembelian di antaranya menunjukkan identitas atau KTP asli. Padahal penjualan baru dimulai pada pukul 08.00.
“Iya ini tadi antre khawatir tidak kebagian kupon,” kata Sunarmi, salah satu warga.
Pada agenda operasi pasar pembeli mendapatkan 10 kilogram beras medium atau jenis stabilisasi pangan dan harga pangan alias SPHP. Untuk kemasan 5 kilogram dijual Rp 52 ribu atau Rp 10.400 per kilogram. Harga itu lebih murah dibanding harga di pasaran Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu.”Lebih murah lah. Makanya banyak yang beli,” katanya.
Pada operasi pasar yang digawangi Bulog, disediakan 8 ton beras. Mekanisme pembelian, warga antre mendapatkan kupon dengan menunjukkan KTP. Selanjutnya diberi kupon dan mendapatkan beras dengan harga murah. Saking banyaknya pembeli, ratusan warga berjubel di halaman Pasar Legi Kota Blitar. Panas terik matahari tak dihiraukan karena jarang ada beras murah. Tak sedikit yang berdesakan. Hanya dalam tempo 2 jam, beras 8 ton ludes.
Untungnya ada polisi yang ikut mengamankan jalannya operasi pasar. Polisi berjaga di lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan ikut membantu distribusi beras.



















