Namun, acara kacau ketika angin kencang menerjang lokasi acara hingga menyebabkan beberapa stand ambruk. “Kejadiannya setelah bupati dari sini, kondisi sudah sepi namun masih ada beberapa pengunjung seperti orang-orang dinas,” tambahnya.
Terpisah, Sekretaris Desa Tampingmojo Poeguh Setiono, saat dikonfirmasi mengaku dirinya baru mengetahui peristiwa yang tak terduga di kegiatan Bulaga itu. “Saya baru tau kabar ini, jadi kurang tau peristiwa yang pasti jelasnya,” kata dia.
Ditanya terkait kelanjutan kegiatan Bulaga yang menghadirkan puluhan pelayanan dan diselenggarakan hingga 19 September 2023 ini, dirinya masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Kelanjutan kegiatan mungkin nanti dari pihak protokol yang akan menentukan lanjut atau tidaknya,” tukasnya. (st2)



















