Gakkum PPLH juga menemui SPBU mengakui kalau sudah ditangani beberapa pihak. “Kami kemari untuk mengecek kebenaran dan bagaimana Pertamina bertanggungjawab atau tidak,” tuturnya.
Ia menyebutkan, SPBU yang sudah mengetahui adanya kebocoran, harusnya bertanggungjawab penuh.
“Masyarakat harap bersabar, kami tetap memberikan bantuan air bersih dan Pertamina memberikan bantuan air minum,” tutur Hendro. (c1).



















