Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Dua ruang kelas di SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, yang mengalami kerusakan parah mulai mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Saat ini, pemerintah telah menyiapkan tenda darurat yang akan digunakan sebagai ruang belajar sementara bagi para siswa.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung terkait rencana pendirian tenda darurat di lingkungan SDN 1 Babadan. Tenda tersebut nantinya difungsikan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar (KBM) selama ruang kelas yang rusak belum dapat digunakan.
Namun, pemasangan tenda darurat belum dilakukan dalam waktu dekat karena para siswa masih menjalani ujian sekolah. BPBD mempertimbangkan agar proses pemasangan tenda tidak mengganggu pelaksanaan ujian yang sedang berlangsung.
“Kami sudah berkoordinasi, tetapi untuk pemasangan tenda darurat kemungkinan dilakukan setelah libur ujian sekolah,” ujarnya.
Sudarmaji menjelaskan, tenda darurat yang disiapkan berukuran 6 x 12 meter dan memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung para siswa terdampak. Ia juga memastikan penggunaan tenda tersebut tidak akan mengganggu kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Tulungagung.



















