Rismanto mengaku, sangat merugi. Dia memilih menjual ke pengepul yang datang sendiri ke lokasi dan langsung membeli.
Biasanya Rismanto langsung membawa hasil panen ke pasar grosir Pare ataupun Ngronggo. Meski begitu, Rismanto tak kapok tanam tomat.
“Yang penting kita masih panen dan menikmati hasil meski hanya sedikit. Biasanya kalau sudah dipasar harganya bisa lebih dari harga di sawah. Sejauh ini pasokan tomat di pasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri cukup tinggi meski belum panen raya tomat,” jelasnya.
Editor: Dhita Septiadarma
Reporter: Bakti Wijayanto



















