Di samping itu, ia tidak ingin jika pemainnya mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dalam situasi tersebut.
“Saya sampai protes karena kita menjaga anak-anak. Dari sana (lawan) bermain kasar sampai terakhir tadi kelihatan kalau terjadi keributan,” ucapnya.
Dia berterima kasih kepada semua pemain yang sudah bekerja keras menunjukkan kemampuannya hingga menjadi Juara Piala Soeratin U-17.
Menurutnya, bermain di kandang memang memiliki motivasi lebih tinggi bagi semua pemain karena mereka mendapatkan dukungan secara langsung dari masyarakat Kabupaten Kediri.
Oleh karenanya, mereka dapat menjadi semangat ketika sedang bertanding menghadapi lawan-lawannya.
“Motivasi anak-anak luar biasa sekali, dari semifinal sempat ketertinggalan bisa mengembalikan keadaan dan menang,” ungkap Manajer Persedikab U-17.
Reporter: Rizky Rusdiyanto


















