Gunung Marapi Erupsi, Tewaskan Sebelas Pendaki, Warga Diimbau Kurang Aktivitas di Luar Rumah

Gunung Marapi Erupsi, Tewaskan Sebelas Pendaki, Warga Diimbau Kurang Aktivitas di Luar Rumah

Jakarta, SEJAHTERA.CO – Gunung Marapi yang erupsi hingga menewaaskan sebelas pendaki hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berhanti.

Hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (5/12).

Akibat hujan abu vulkanik Gunung Marapi tersebut, Pemkab Agam mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas luar rumah.

Read More

Pemkab Agam menyebutkan wilayah yang masih terdampak hujan abu vulkanik Gunung Marapi di beberapa kecamatan.

Yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Malalak.

Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito melalui sambungan telepon.

“Sampai hari ini masih ada hujan abu vulkanis Gunung Marapi, hanya hujan abu, kerikilnya sudah tidak ada,” jelas Bambang, seperti dilansir www.bnpb.go.id, Selasa (5/12).

Meski terdampak hujan abu vulkanik, warga yang berada di 4 kecamatan paling terdampak tersebut masih belum ada yang mengungsi.

Namun, terkait hal tersebut Bambang mengatakan Pemkab Agam terus mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Apabila akan melakukan aktivitas, maka warga diimbau untuk terus menggunakan masker agar tidak berdampak pada kondisi kesehatan.

Pemkab Agam didukung Pemerintah Provinsi Sumatdra Barat juga telah mengaktifkan dan menyiagakan pusat kesehatan apabila ada warga yang kesehatannya terdampak akibat aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

Pusat kesehatan tersebut disiagakan pada puskesmas-puskesmas sekitar dan satu pusat kesehatan yang berdekatan dengan pos komando (posko) penanganan darurat erupsi Gunung Marapi.

Posko ini berada di Kantor Walinagari Batupalano, Kecamatan Sungai Pua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *