Gedung PUPR Diduga Bermasalah, GPI Minta Disegel

Blitar, SEJAHTERA.CO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar kembali menjadi sorotan. Selain ada proyek yang molor, ada pula pembangunan gedung anyar yang diduga bermasalah.

 

Diduga  bermasalah kaitannya dengan penganggaran. Bahkan masalah itu akhirnya berujung ke aparat dalam hal ini Polres Blitar. Dugaan masalah itu disuarakan Koordinator Gerakan Pembaruan Indonesia atau GPI Blitar, Joko Prasetyo.

Read More

“Karena masih berproses di kepolisian, kami minta untuk gedung dikosongkan. Bahkan kalau bisa disegel”  kata Joko Prasetyo, Rabu (31/1).

 

Dia mengatakan permasalahan berawal ketika dinas membangun gedung pada 2020 lalu. Gedung itu diperuntukkan untuk pegawai yang duduk di  Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Dana yang disediakan Rp 200 juta dengan sistem penunjukan langsung atau PL. Pembangunan pun dilakukan.

Nah di tengah perjalanan dana kurang sehingga membutuhkan tambahan anggaran Rp 100 juta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *