Shin Tae-yong pada laga Tim U 23 Indonesia versus Guinea harus diusir keluar oleh wasit Francois Letexier.
Dia menerima dua kartu kuning ketika memprotes penalti kedua Guinea karena pelanggaran Alfeandra Dewangga di kotak penalti.
“Beberapa kali saya memutar video pertandingan tapi tetap juga ada kesalahan dari wasit itu yang sangat disayangkan. Apa yang dirasakan ini pasti juga sama dengan fans sepak bola Indonesia,” jelasnya.
Meski gagal meraih tiket Olimpiade 2024 setelah dikalahkan Guinea, para pemain Tim U 23 Indonesia telah berjuang hingga batas maksimal.
Sebagai catatan: Soal kalah atau menang, sepertinya pernah dikatakan Coach Shin Tae-yong bahwa sepakbola bukanlah matematika.
Toh target utama Tim U 23 Indonesia sudah tercapai, yaitu lolos delapan besar Piala Asia 2024.
Tim U 23 Indonesia dapat mengalahkan Australia dan yang lebih membanggakan, dapat mengalahkan Korea Selatan yang difavoritkan Juara Piala Asia 2024.
Kalaupun gagal merebut tiket final Piala Asia 2024 dapat berlaga pada play off Olimpiade Paris 2024 kontra Guinea, apa tidak dapat dikatakan bonus?.
Editor: Gimo Hadiwibowo


















