“Senangnya karena saudaranya bisa berangkat haji, dan sedih karena harus ditinggal. Semoga bisa menjalankan ibadah dengan baik dan diberikan kesehatan,” ujar Humaira.
Sementara itu, Kepala Kemenag Jombang, Muhadjir, menyebutkan bahwa dari ribuan jemaah haji yang berangkat, terdapat 35 orang yang memerlukan perhatian khusus. “Per kloter ada 371 jemaah,” kata Muhajir.
Selain itu, ada dua jamaah haji Jombang yang gagal berangkat, dimana satu orang meninggal dunia dan satu lagi sedang hamil. “Namun semuanya telah tergantikan,” ujar Muhadjir.
Muhadjir juga mengingatkan agar jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di tanah suci, mengingat cuaca diprediksi cukup panas.
“Cuacanya cukup panas, berkisar antara 48 hingga 50 derajat Celsius,” pungkasnya.
Reporter : Agung Pamungkas
Editor: Gimo Hadiwibowo



















