SEJAHTERA.CO – Kehidupan modern sering kali membawa tekanan dan stres yang mengganggu kehidupan dan memiliki dampak buruk untuk kesehatan mental dan fisik.
Di antara berbagai pemicu stres tersebut, salah satu yang sering terjadi adalah kecenderungan untuk terlalu banyak berpikir, atau dikenal sebagai “overthinking”.
Meskipun berpikir adalah aktivitas yang alami dan penting dalam pemecahan masalah, jika dilakukan secara berlebihan, dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental seseorang.
Kebiasaan overthinking atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai “berpikir berlebihan”, adalah kecenderungan untuk terus-menerus merumuskan, memproses, dan menganalisis informasi secara berulang-ulang.
Orang yang cenderung overthinking sering terjebak dalam siklus pikiran yang berulang, mempertimbangkan segala kemungkinan, dan seringkali terjebak dalam kekhawatiran yang tidak perlu.
Berikut adalah dampak buruk dari kebiasaan overthinking pada kesehatan mental yang harus diwaspadai :
1. Kecemasan yang Meningkat:
Merumuskan kemungkinan-kemungkinan buruk dan terus-menerus memikirkan segala hal yang bisa salah dapat meningkatkan tingkat kegelisahan seseorang.
2. Depresi:
Ketika seseorang terus-menerus merenungkan masalah-masalah hidupnya tanpa solusi yang jelas, perasaan putus asa dan kelelahan emosional dapat berkembang.



















