Jombang, SEJAHTERA.CO – Biasanya, pacu jalur identik dengan daerah yang memiliki sungai besar seperti Riau atau Kalimantan. Namun, suasana berbeda terlihat di sebuah sungai kecil di Dusun Pakunden, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Warga setempat punya cara kreatif untuk merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia: menggelar pacu jalur dengan perahu berpelampung galon.
Baca Juga :Menyelamatkan Diri dari Mobil Terguling, Perempuan Tewas Disambar Mobil
Dua perahu kayu sederhana dipasangi puluhan galon bekas yang menjadi penopang utama. Setiap perahu berisi empat pendayung dan seorang juru komando yang tak kalah menarik perhatian. Bukannya serius mengatur ritme kayuhan, juru komando ini justru sering berjoget sembari berteriak memberi aba-aba. Penonton pun tak kuasa menahan tawa ketika perahu oleng, hampir terbalik, dan para pendayungnya nyaris tercebur ke sungai.
“Bahannya ringan, dibuat dari sekitar 26 galon lima liter. Kami sebut ‘Pacu Jalur Kali’, menyesuaikan dengan sungai kecil yang ada di sini,” ujar Nasrulloh, Ketua Panitia Lomba, sambil tertawa puas melihat semangat warganya.



















