Petugas gabungan langsung meninjau lokasi pasca bangunan dapur itu roboh. Hasil koordinasi di lapangan memutuskan evakuasi material dilakukan pada keesokan harinya karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Selain kerja bakti membersihkan material, kami juga memberikan bansos. Semoga sedikit meringankan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, utamanya saat memasuki musim hujan. Sebab Trenggalek menjadi salah satu daerah yang rentan dilanda bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Baca Juga :Ziarah ke Makam Tegalsari, Risma Mengenang Masa Kecilnya di Ponorogo
“Waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” pungkasnya.



















