Kediri, SEJAHTERA.CO – Prestasi membanggakan diraih Kota Kediri. Pada tahap awal penilaian Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Kelurahan Ketami berhasil masuk dalam tiga besar pada ajang Penguatan Kampung KB Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, bersama Kota Probolinggo dan Surabaya.
Capaian ini diraih setelah melalui tahap desk audit yang dilakukan oleh tim juri provinsi. Selanjutnya, Kota Kediri akan melanjutkan ke tahap wawancara sebagai bagian dari proses penilaian lanjutan.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, tahap wawancara akan dilaksanakan secara daring pada 24 April 2026.
Tahapan ini menjadi momen penting untuk memverifikasi hasil desk audit sekaligus menilai secara langsung kesiapan dan pemaparan Kampung KB Ketami di hadapan tim juri.
Dalam proses wawancara tersebut, akan dihadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya kepala desa/lurah, penyuluh KB pembina, Pokja Kampung KB, serta mitra kerja lintas sektor.
Baca Juga :Sebanyak 15.700 Siswa SD di Kabupaten Kediri Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, M. Fajri Mubasysyr mengungkapkan, keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai potensi yang dimiliki Kelurahan Ketami dalam mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Generasi Emas 2045.
“Ketami memiliki banyak potensi sebagai kelurahan yang bisa mendukung terwujudnya penduduk berkualitas menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Ia menjelaskan, kekuatan utama Kampung KB Ketami terletak pada keterlibatan aktif masyarakat.
Berbagai kegiatan positif terus digalakkan untuk mendorong pola hidup sehat, didukung kader yang aktif dalam pembinaan dan pendampingan keluarga mulai dari masa kehamilan hingga lanjut usia melalui program BKB, BKR, dan BKL.
Upaya pencegahan stunting juga menjadi perhatian utama melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), yang menyediakan pemberian makanan tambahan bagi balita serta edukasi rutin bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga ibu dengan anak di bawah dua tahun.



















