Sebaliknya, harga cabai menunjukkan tren penurunan. Cabai rawit yang semula Rp40.000 per kilogram kini turun menjadi Rp35.000, sedangkan cabai besar berharga Rp17.000 per kilogram.
Meskipun mengalami kenaikan, Rahayu menyebut bahwa minat pembeli tetap tinggi. “Ini kan kebutuhan sehari-hari, meski naik, tetap dibeli pelanggan. Tomat bahkan naiknya dua kali lipat,” tambahnya.
Baca Juga : Teater Mutiara Hikam Suguhkan Drama Perang Yarmuk dan Gambus Misri, Pukau Ratusan Penonton
Salah satu pembeli, Ika Intan, mengakui dampak kenaikan harga ini membuatnya harus mengurangi pembelian. “Biasanya beli sekilo, sekarang cuma setengahnya. Harus memutar otak agar kebutuhan tetap tercukupi,” ucap Ika sambil tersenyum pahit.
Baca Juga :Peringati Hari Pahlawan, KPU Jatim Gelar Jalan Sehat di SLG
Situasi harga yang fluktuatif di Pasar Legi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi pedagang dan konsumen dalam menyesuaikan diri terhadap cuaca yang tak menentu dan pengaruhnya pada pasokan pangan.



















