Mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan ini menambahkan jika tim penyelidik juga telah mengambil sampel sisa makanan dari ponpes yang bersangkutan. Sedangkan penyebab keracunan tersebut masih akan dilakukan uji laboratorium.
“Sudah, langsung kami ambil sampel makananya, jadi ada dua sampel satu di Bondrang satu di Belang,” tegasnya.
Pihaknya hingga kini belum berani menyimpulkan keracunan masal tersebut. Selain masih menunggu hasil laboratorium, ia akan melakukan pemanggilan untuk saksi, termasuk pemilik katering tersebut.
“Masih kami proses penyelidikan, belum bisa kami simpulkan meski dugaannya akibat keracunan makanan yang dipesan,” pungkasnya.
Baca Juga :Hujan Disertai Angin Kencang di Kota Batu, Beberapa Pohon Tumbang Timpa Kios
Sekadar informasi, peristiwa keracunan masal terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo. Dalam peristiwa tersebut ada 46 warga yang harus menjalani perawatan. Bahkan salah satu warga Miskun (60) meninggal dunia setelah menjalani perawatan insentif sejak Jumat (31/1/2025).



















