Pada kejadian itu, korban yakni Siti Purwaningsih (44) warga Desa Rejotantan, Kecamatan Rejotantan melintasi perlintasan sebidang, yang diduga korban kurang berhati-hati saat melintas.
Baca Juga :Harga Telur Naik Jelang Ramadan, Peternak di Jombang Raup Keuntungan
Pada saat bersamaan, dari arah Tulungagung melintas KA Dhoho dengan nomor lokomotif CC2018348 menuju Blitar yang kemudian menabrak korban.
“Korban mengendarai sepeda motor honda spacy nopol AG 6104 KCN, informasinya korban hendak menjemput anaknya. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka berat dikepala dan meninggal dunia di TKP,” ungkapnya.
Kemudian untuk peristiwa terbaru, jelas Nanang, terjadi pada Senin (24/2/2025) kemarin sekitar pukul 05.20 WIB, dengan korban Sutrianik (48) warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.
Saat itu, korban memetik daun jeruk di utara perlintasan KA Ngunut – Rejotangan dan hendak pulang usai memetik daun jeruk.
Saat perjalanan pulang korban berjalan di tengah perlintasan KA dengan asik bermain ponsel, lalu pada saat bersamaan dari arah Tulungagung menuju Blitar terdapat KA Dhoho yang hendak melintas. Masinis berulang kali membunyikan klalson KA, tapi korban tidak mendengar.
Baca Juga :Sebanyak 981 Siswa SMP Negeri I Kras Nikmati Makan Bergizi Gratis
“Korban kemudian tertabrak KA Dhoho yang melintas, hingga membuat korban terseret sejauh 100 meter. Kami menghimbau agar masyarakat berhati-hati saat melintasi perlintasan KA,” pungkasnya.



















