“Jika sudah diteliti tentunya perlu ada pengamanan dan perawatan terhadap BDCB ini. Akan lebih ideal ke depannya disimpan di musium. Jika disimpan di musium tentu menambah koleksi temuan benda purbakala, dan kami menunggu kebijakan dari pimpinan,” jelasnya, Selasa (24/6/2025).
Eko menambahkan, jika BDCB tidak berada diluar musium akan berbeda pola perawatannya. Penemuan BDCB apakah terkait dengan situs lain di sekitar Gayam nantinya BPKW XI yang akan menjelaskan.



















