Pelaku-Korban Sempat Nonton Karnaval di Nganjuk, Motor Kehabisan BBM, Jasad Dibuang di Pinggir Jalan

Pelaku-Korban Sempat Nonton Karnaval di Nganjuk, Motor Kehabisan BBM, Jasad Dibuang di Pinggir Jalan
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti usai pelaku tertangkap di Jawa Tengah. (aziz/sejahtera.co)

Pelaku yang tak menyangka jika kekasihnya pingsan mulai panik. Masih di atas motor, korban dibawa menuju ke Blitar bagian utara timur menggunakan motor.

Seolah tak terjadi apa-apa, pelaku membawa korban di atas motor dengan cara melingkarkan tangannya ke bagian belakang tubuh agar jatuh ke aspal. Tak hanya itu, juga mengikat tubuh agar tak jatuh.

Puncaknya, ternyata BBM atau bahan bakar motor habis hingga membuat mesin mati alias mogok. Karena kembali panik pelaku meninggalkan korban begitu saja di pinggir jalan.

Read More

Baca Juga :Pencurian Mesin Diesel Teror Petani di Jombang, Empat Unit Raib Sekaligus dalam Semalam

Dipastikan ketika membuang korban, tubuhnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Puas membuang jasad, pelaku kabur begitu saja.

Sementara untuk menghilangkan jejak, identitas di dompet hingga ponsel dibawa dan dirusak. Pelaku kabur ke Jawa Tengah dan akhirnya berhasil dibekuk tim gabungan Polres Blitar, Polres Kediri, Polda Jawa Timur dan Polda Jawa Tengah.

Diperkirakan, pelaku membuang jasad korban pada Senin dini hari (7/7/2025). Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Seperti diketahui, warga Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar geger. Dita Oktavia, ditemukan oleh seorang warga pada Senin pagi (7/7/2025) sekitar pukul 06.00 saat sedang menyapu halaman rumah.

Saat itu, saksi menduga korban hanya orang mabuk atau mengalami gangguan jiwa yang sedang tidur di pinggir jalan. Setelah dicek bersama warga lain, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga :Dugaan Korupsi Rp151 M, KPK Periksa Direktur PT Agung Pradana Putra di Gedung Pemkab Lamongan

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Unit Resmob Satreskrim Polres Blitar yang dipimpin Ipda Jason Kurnia, S.Tr.K., bersama Unit Identifikasi segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, diketahui korban merupakan pemandu lagu yang bekerja di sebuah kafe di wilayah Mangunharjo, Kediri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *