“Tanggal 4 April kembali ke pesantren. Libur selama tiga minggu,” ujarnya.
Santri yang menempuh pendidikan di SMP A Wahid Hasyim Tebuireng tersebut mengaku antusias dapat berkumpul dengan keluarga setelah beberapa bulan tinggal di pesantren.
Baca Juga Pemkab Lamongan Salurkan 54 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir
Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Kikin, mengatakan libur Lebaran menjadi kesempatan bagi para santri untuk menjaga hubungan dengan keluarga sekaligus menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama di pesantren.
“Pesan-pesan seperti itu sudah kami sampaikan kepada santri yang pulang kampung,” katanya.
Ia juga berharap para santri tetap menjaga tata krama dan adab selama berada di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
Menurut Gus Kikin, jumlah santri yang mengikuti mudik bareng kali ini mencapai 3.300 orang dari total sekitar 9.000 santri yang menempuh pendidikan di Pesantren Tebuireng.
Baca Juga Polres Blitar Ungkap 25 Kasus Narkoba Selama Operasi Pekat Semeru 2026
Para santri dijadwalkan kembali ke pesantren pada 4 April 2026 setelah menjalani masa libur Lebaran selama tiga minggu.



















