Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, faktor utama penyebab kecelakaan diduga berasal dari kondisi teknis kendaraan.
“Dugaan sementara disebabkan sporing balancing yang tidak tepat serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan,” ungkap AKP Bambang.
Total kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp18 juta.
Usai kejadian, sopir langsung menghubungi pihak yayasan. Ketua yayasan MBG Desa Tlogosari, Kristina, kemudian datang ke lokasi dan menyatakan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
Baca Juga :Dampak Kecelakaan di Bekasi, KA Singasari Blitar-Pasar Senen Dibatalkan, Tiket Dikembalikan
Pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tutup AKP Bambang.



















