Tulungagung, SEAJAHTERA.CO – Sembilan guru SMAN 1 Kedungwaru yang mengalami luka akibat kecelakaan di tol Surabaya – Mojokerto (Sumo) tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Baca Juga :Lagi, Ular Sepanjang 2 Meter Masuk ke Toko Warga Kelurahan Sumbergedong Trenggalek
Beberapa guru harus menjalani operasi lantaran mengalami patah tulang.
Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad mengatakan, saat ini sembilan korban kecelakaan di tol Sumo, Senin (7/10/2024) kemarin dalam kondisi stabil. Korban luka berat itu, saat ini mereka sudah sadarkan diri dan sudah mulai bisa diajak berkomunikasi.
Sembilan orang guru SMAN 1 Kedungwaru itu mengalami patah tulang yang bervariasi, seperti patah tulang kaki, tangan, dan lain-lain.
Baca Juga :Pekerja Informal Belum Ter-cover BPJS, ini Upaya Nurochman -Heli Jika Terpilih dalam Pilwali 2024
Bahkan beberapa korban juga harus menjalani penanganan serius seperti proses operasi agar kondisi patah tulang yang dideritanya itu bisa segera pulih.
“Sembilan korban luka berat yang dibawa ke RSUD dr. Iskak kondisinya stabil, tetapi memang mereka mengalami luka patah tulang yang terbilang berat, sehingga beberapa korban perlu penanganan segera,” kata dr. Kasil rokhmad, Rabu (9/10/2024).
Selain itu, ungkap Kasil, saat menerima sembilan korban kecelakaan tersebut, pihaknya memastikan jika tidak ada satupun dari mereka yang kondisinya kritis.
Baca Juga :Simak, ini Nama Anggota Polres Nganjuk yang Naik Pangkat dan Berprestasi



















