Kediri, SEJAHTERA.CO – Meningkatkan kesejahteraan disabilitas mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Tim Pengabdi Stikes Ganesha Husada Kediri dan Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Pelatihan Batik Ecoprint bagi Keluarga ODGJ dan Kader Posyandu Gama Sahaja Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kegiatan tersebut diadakan di Balai Kelurahan Singonegaran, Sabtu-Minggu (22-23/10/2024).
Baca juga: Dinsos Targetkan 2025 Jawa Timur Zero ODGJ Pasung, Ini yang Dilakukan
Posyandu Kesehatan Jiwa Gema Sahaja Kelurahan Singonegaran merupakan salah satu program pengembangan kegiatan Kelompok Masyarakat Pendukung Sadar Sehat Jiwa (Kampung Sahaja) yang lahir tahun 2019 di Kelurahan Singonegaran.
Dosen Stikes Ganesha Husada Kediri sekaligus Tim Pengabdi, Dr. Titik Juwariah, SKp.,M.Kes mengatakan, kegiatan umum posyandu Gema Sahaja adalah pelayanan rutin, penyuluhan kesehatan, dan pemberian obat bagi ODGJ. Kader memang tidak memiliki tugas untuk meningkatkan taraf ekonomi ODGJ, karena itu tim pengabdi mencoba mengoptimalkan kader dalam bidang kewirausahaan.
“Aktivitas kewirausahaan dan penguatan ekonomi bagi keluarga ODGJ merupakan hal penting untuk mendapat perhatian sebagai upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka, lebih penting lagi aktivitas kewirausahaan bisa menjadi terapi okupasi bagi ODGJ,” paparnya.
Menurutnya, selama ini belum pernah dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk penguatan ekonomi bagi keluarga ODGJ di Posyandu Gema Sahaja. Penyebabnya karena keterbatasan sumber daya, kader kesehatan jiwa belum memiliki kompetensi wirausaha, dan belum pernah mendapatkan pelatihan terkait jenis kewirausahaan yang berpotensi sebagai terapi okupasi.



















