Blitar, SEJAHTERA.CO – Imuniasi atau vaksinasi pencegahan kanker serviks alias Human Papilloma Virus (HPV) terus digenjot. Selama pelaksanaan itu, ada 18 pelajar Perempuan yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).
Sebanyak 18 pelajar itu mengalami KIPI dengan berbagai keluhan. Di antaranya ada yang mengeluhkan pusing, lemas, menggigil hingga gatal di tubuh atau lokasi tempat imunisasi. Meski ada KIPI, para pelajar Perempuan itu tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas. Mereka hanya memerlukan istirahat untuk pemulihan.
“Iya, ada yang KIPI. Dan kami memastikan yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang baik. Tidak ada yang perlu dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit,” kata Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Shinta Meriza, Kamis (13/2/2025).
Dia mengatakan, KIPI dalam dunia medis atau vaksinasi adalah kondisi normal. Itu berarti vaksin yang disuntikkan ke tubuh adaptasi dengan kondisi tubuh. Dan KIPI biasanya hilang atau berangsur normal beberapa hari ke depan. Pihaknya menyarankan agar siswa terus konsultasi dengan guru tempat belajar. Dengan harapan ketika ada apa-apa bisa segera ditangani.



















