Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan orang dengan gangguan jiwa di Tulungagung dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Malang, Rabu (26/2/2025).
Sejumlah pasien ODGJ bahkan sempat memberontak saat hendak diberangkatkan, sehingga petugas terpaksa menyuntikkan obat penenang.
Subkoordinator Kesehatan Jiwa Dinkes Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, kembali mengirim sebanyak 27 pasien ODGJ untuk menjalani perawatan di RSJ Lawang.
Secara administrasi, seharusnya terdapat 33 pasien ODGJ yang harus dikirim ke RSJ Lawang Malang untuk menjalani perawatan.
Namun, dikarenakan adanya kendala saat di lapangan membuat enam ODGJ tersebut gagal untuk diberangkatkan ke RSJ Lawang pada kloter hari ini.
Baca Juga :Harga Bapok Naik, Cabai Rawit di Tulungagung Tembus Rp 100 Ribu Perkilogram
Sebelum diberangkatkan, puluhan pasien ODGJ itu harus menjalani asesmen untuk menentukan rawat inap atau tidak.
“Hari ini pihak RSJ Lawang kembali menjemput pasien ODGJ asal Tulungagung untuk menjalani perawatan di sana. Total ada sebanyak 27 pasien,” kata Heru Santoso, Rabu (26/2/2025).
Sesuai prosedur, ungkap Heru, puluhan pasien ODGJ yang dikirim ke RSJ Lawang itu akan menjalani rawat inap selama kurang lebih 14 hari terhitung sejak diberangkatkan.
Nantinya mereka akan menjalani pemeriksaan, mendapatkan pengobatan sesuai formulasi nasional hingga kondisinya lebih stabil.



















