Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Dampak hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Tulungagung pada Selasa (3/3/2026) kemarin rupanya semakin bertambah.
Berdasarkan data terbaru, total terdapat tujuh desa di empat kecamatan yang terdampak peristiwa angin kencang hingga menyebabkan sejumlah rumah warga rusak.
Kepala Pelaksana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmadji mengatakan, pihaknya terus melakukan proses pendataan terhadap dampak angin kencang kemarin.
Bahkan data rumah warga yang terdampak angin kencang masih berpotensi berubah sewaktu-waktu seiring proses pendataan.
Terbaru, pihaknya mencatat adanya tujuh desa dari empat kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang dilaporkan terdampak bencana angin kencang.
Baca Juga :Jalan Penghubung Antardusun di Ngantang Amblas 12 Meter, Berbentuk Mirip Goa
Apalagi, hujan deras disertai peristiwa hujan deras disertai angin kencang kemarin masih berlangsung sampai malam hari dan baru reda sekitar pukul 21.00 WIB.
“Kemarin hujan deras disertai angin kencang terjadi mulai pukul 14.30 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Sempat reda hingga kemudian terjadi lagi mulai pukul 19.30 WIB sampai 21.00 WIB,” ungkapnya, Rabu (4/3/2026).
Sesuai data terbaru, ungkap Sudarmadji, terdapat dua desa di Kecamatan Boyolangu yakni di Desa Sobontoro dua rumah rusak ringan dan di Desa Tanjungsari 53 rumah rusak ringan.
Kemudian di Desa Pakel Kecamatan Ngantru terdapat enam rumah rusak, lalu di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru terdapat enam rumah rusak.



















