Jelang Puncak Musim Kemarau, Suplai Air Bersih Warga di Titik Krusial

Jelang Puncak Musim Kemarau, Suplai Air Bersih Warga di Titik Krusial

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Polisi di Kabupaten Trenggalek gencar menyuplai air bersih ke warga menjelang puncak musim kemarau. Penyaluran air bersih di titik – titik krusial itu dilakukan untuk meminimalisir dampak kekeringan agar tidak semakin meluas.

Sebab saat ini ada tiga desa yang sudah mengalami kekeringan parah merujuk laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek.

Penyaluran air bersih ke warga dititik krusial itu salah satunya di RT 7 dan RT 8 di Desa Ngembel Kecamatan Watulimo. Polsek Watulimo bersama Satpolair didukung tiga pilar mendistribusikan bantuan air bersih ke warga.

Read More

Langkah cepat itu dilakukan karena daerah itu mulai mengalami kekeringan akibat fenomena El-nino dan Indian Ocean Dipole di Samudra yang mengakibatkan musim kemarau saat ini lebih kering ketimbang tiga tahun sebelumnya.

Ada sebanyak 400 liter air bersih yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat. Selain itu petugas juga membawa 25 jeriken dengan kapasitas 25 liter air bersih yang diangkut menggunakan sepeda motor.

Sebab tak seluruhnya jalan di desa itu dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Bahkan, petugas terpaksa memanggul jeriken itu saat menyalurkan air bersih di beberapa titik rumah warga.

“Untuk daerah yang tidak bisa dilalui kendaraan, anggota membawa dengan jalan kaki dan sekalian dituangkan ke wadah yang sudah disiapkan warga,” kata Kapolsek Watulimo AKP Zainudin.

Selain untuk keperluan mandi dan memasak, pak polisi juga membawa air kemasan sehingga warga tak perlu repot-repot memasak. Selain di Desa Ngembel, langkah serupa juga dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Trenggalek saat mengirimkan air bersih di Desa Jatiperahu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *