SEJAHTERA.CO – Sikap manipulasi oleh pasangan toxic dapat menjadi situasi yang sangat sulit. Dalam pasangan yang sehat, ada saling pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang dibangun satu sama lain.
Namun, dalam pasangan toxic, manipulasi adalah salah satu bentuk pengendalian yang digunakan salah satu pihak untuk mendapatkan kekuasaan dan mengatur pasangannya.
Dimana manipulasi hubungan yang dilakukan pasangan toxic dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan tingkat keseriusan.
Beberapa tanda-tanda sikap manipulasi yang dilakukan oleh pasangan toxic, diantaranya adalah:
1. Control: Pasangan akan sering mencoba mengontrol segala aspek dalam hidup pasangannya.
Mereka mungkin akan mengatur agenda, pertemanan, dan bahkan keputusan-keputusan penting dalam hidup pasangannya.
Dimana mereka ingin memegang kendali penuh dan membuat pasangannya bergantung padanya.
2. Gaslighting: Manipulasi yang satu ini cukup licik. Pasangan ini akan sering membuat pasangannya meragukan kenyataan, mengubah ingatan mereka, atau merasa seperti mereka gila.
Mereka akan memutar balikkan fakta dan menyebabkan pasangannya merasa tidak aman dan tidak dapat percaya pada diri sendiri.
3. Emotional Blackmail: Pasangan ini menggunakan manipulasi emosional untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Mereka mungkin akan mengancam untuk meninggalkan, melukai diri sendiri, atau melakukan tindakan lain yang akan membuat pasangannya merasa bersalah dan bertanggung jawab.
Menghadapi manipulasi dalam pasangan toxic memang bukan tugas yang mudah, namun hal ini sangat penting untuk kebaikan diri sendiri. Berikut ini beberapa langkah yang dapat diambil:



















