Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Bumi Menak Sopal. Terbaru, kebakaran hutan itu terjadi di wilayah Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, ini menambah daftar panjang peristiwa Karhutla.
Terhitung sejak musim kemarau hingga Oktober, Kebakaan Hutan di trenggalek berdampak dan tercatat ada sebanyak sepuluh desa/kelurahan terdampak.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, kebakaran itu diketahui dari laporan warga.
Kebakaran hutan terlihat warga di kawasan hutan belakang perumahan. Peristiwa itu oleh warga langsung dilaporkan ke petugas.
“Titik api terlihat di kawasan hutan belakang perumahan BMW Alen-alen RT 23 Kelurahan Ngantru. Kejadiannya kemarin sore,” kata Triadi, Jumat (6/10).
Mendapatkan laporan itu, tim gabungan langsung berangkat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya karena mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjamahnya.
Sekitar pukul 17.15 WIB api berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai menjalar ke area permukiman warga.
“Sementara untuk luas area hutan yang terbakar sekitar 2 hektare,” imbuhnya.
Merujuk laporan BPBD Trenggalek awal musim kemarau hingga per 2 Oktober, Karhutla pertama kali terjadi di petak 80 B masuk wilayah Desa Parakan Kecamatan Trenggalek. Lahan hutan seluas 0,2 hektar mengalami kebakaran pada 9 September.



















