Kabut Tebal Selimuti Pesisir Selatan, Jarak Pandang Minim, Nelayan Tak Berani Melaut

Kabut Tebal Selimuti Pesisir Selatan, Jarak Pandang Minim, Nelayan Tak Berani Melaut

Namun beberapa waktu ini kondisi sudah mulai reda karena kabut hanya terlihat pada wilayah perairan sejauh 10 kilometer dari daratan. Sementara pagi hari kabut muncul di daratan, padahal kondisi cuaca sedang cerah dan tidak ada mendung.

“Sekarang sudah mulai reda, tadi pagi lebih parah karena lokasi jangkaran tertutup kabut yang mana kapal nelayan sama sekali tidak terlihat,” kata Kopka Dwi Utomo.

Kemunculan kabut tebal ini, ungkap Dwi, baru terjadi pada tahun ini yang mana pada tahun-tahun sebelumnya justru belum pernah ada peristiwa kemunculan kabut tebal serupa. Fenomena ini diyakini karena kondisi air laut sedang dingin, tetapi kondisi udaranya yang panas, sehingga muncul kabut tebal.

Read More

Adanya kabut tebal membuat semua nelayan pada pesisir selatan di Tulungagung tidak berani melaut, mengingat jarak pandang yang sangat minim. Bahkan kemarin terdapat salah satu kapal nelayan yang sempat berlayar dan memutuskan untuk kembali imbas dari kabut tebal tersebut.

“Nelayan sama sekali tidak berani melaut. Bahkan pada Pelabuhan Pantai Popoh sendiri banyak kapal nelayan yang masih terparkir,” pungkasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *