Dengan demikian mereka bisa bermain tenang akibat tidak banyak tekanan dari suporter saat pertandingan berlangsung.
“Selain itu, adanya suporter lawan yang datang di saat pertandingan juga tidak serta merta memberi dampak buruk kepada pemain kita. Seringkali malah membuat mereka semakin terpacu dan semakin fokus untuk bisa mengerahkan segalanya di pertandingan,” ungkap pelatih asal Brasil ini.
Melihat kondisi saat ini, pertandingan antara PSS Sleman melawan Persik Kediri tidak akan berjalan mudah. Kedua tim sama-sama memburu kemenangan agar semakin terjauh dari papan bawah dan bisa menaiki tangga klasemen Liga 1 Indonesia.
Hingga pekan ke-15, Persik Kediri menduduki posisi ke-12 dengan raihan 19 poin dari 5 kali menang, 4 seri, dan 6 kali kalah. Sementara PSS Sleman berada di posisi ke-14 dengan 18 poin dari 5 kali menang, 3 seri, dan 7 kekalahan.
Secara statistik dalam tiga kali pertemuan Persik Kediri dengan PSS Sleman, tercatat PSS memiliki hasil positif lebih banyak dari Persik. Persik meraih 1 kali kemenangan pada putaran kedua Liga 1 Indonesia musim 2021/2022, sementara PSS memenangkan dua pertandingan pada Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.(bay)
Reporter: Ahmad Bayu Giandika
Editor: Dhita Septiadarma


















