Dia mengatakan berdasarkan keterangan, sejumlah saksi kebakaran berawal ketika Sujianto bersama istri, Katemi hendak tidur. Sekitar pukul 23.00 Katemi memasak air untuk minum.
Dikarenakan kantuk menyerang, Katemi tertidur. Saat itulah, awal petaka terjadi. Dapur kebakaran dan beberapa kali terdengar suara gas meledak.”Kebakaran diketahui anaknya. Api sudah membara,” katanya.
Begitu ada kebakaran, penghuni rumah semburat keluar menyelamatkan diri. Sejumlah warga pun ikut membantu memadamkan api, tetapi api terus membara. Mobil pemadam kebakaran yang dihubungi pun tiba di lokasi. Api akhirnya bisa dipadamkan beberapa menit kemudian. “Petugas juga melakukan pembasahan agar tak merembet ke bangunan lain,” pungkasnya. (ziz)



















